Niko mahasiswa hidup pas-pasan diperantauan. Ditengah kesulitan ekonomi dan makan seadanya, ia sangat menantikan saat pulang ke rumah, selain ingin bertemu dengan keluarga ia juga merasa akan adanya perbaikan gizi karena makanan yang diberikan oleh bunda selalu menjadi yang terbaik. Rasa kebahagiaan Niko berkumpul bersama keluarga menjadi terganggu saat bunda nya menyampaikan hal yg membuatnya patah semangat, dan semangat nya kembali ketika Niko mendapatkan fasilitas dari program pemerintah untuk mencapai mimpinya.
